bung sagabari's Blog

Berbagi tanpa mengharapkan kembali…

Properti,,,inspiring tips from @Hanya2Menit dan @JayaYEA 27 May 2012

Filed under: Inspirasi — bungsagabari @ 10:17 am

Saya tertarik dengan kultwit @Hanya2menit dan @JayaYEA di twitter beberapa hari lalu,,

mereka membahas tentang bisnis properti dengan tanpa modal,,wauww,, sepertinya banyak ya kita lihat di iklan2 koran tentang seminar2 dengan tema seperti ini, buku2 di Gramedia jg banyak yg judul temanya menggiurkan seperti di atas (tpi biasanya klo saya baca di tempat itu bukunya, hanya sedikit tips yg disharing, sisanya harus ikut seminar yg premiumnya ), nah daripada itu kultwit super dan gratis di twitter, saya baca dan nguap gitu aj, dan siapa tau jika ada kesempatan bs kita coba kan, jd saya akan bikin blognya aj biar ketancep nih ilmu, ga kemana2 :D (more…)

 

C . I . C . A . K 11 March 2010

Filed under: Suara Hati — bungsagabari @ 10:28 am

pikiran saya hari ini tiba-tiba terlintas satu nama hewan, nama yang sudah mulai pudar trennya yang ketika masa jayanya nama ini selalu menjadi top news berita berminggu-minggu.

Ya,,hewan itu adalah cicak. Kenapa tiba-tiba hewan ini menjadi inspirasi saya kali ini? karena salah satu jenis reptil ini tiba-tiba saja muncul di pojokan kamar dan membuat saya kaget, ia bergerak kabur dengan kulitnya yang coklat gelap dan ekor buntungnya yang entah apa sebabnya sudah buntung duluan. Jadi beruntunglah ia menjadi inspirasi tulisan ini. (more…)

 

Deras Cikandang,,perjuangan untuk petualangan yang mendebarkan,, Part II (End) 10 March 2010

Filed under: Perjalanan Seru — bungsagabari @ 9:51 am

Para awak sudah menaiki perahu, dayung sudah dipegang masing-masing, alat keselamatan sudah disematkan kepada Komeng, dan Dry Bag juga sudah dikaitkan di perahu..Kami siap,,Formasi kami saat itu adalah saya di depan kiri berpasangan dengan Qun2, Geplak di tengah kiri ganda campuran dengan Kehed, Komeng di belakang bermesraan dengan Coti, dan Bopil dengan wajah yakin memegang kendali Skipper. Yup pengarungan pun dimulai,,

(more…)

 

Deras Cikandang,,perjuangan untuk petualangan yang mendebarkan,, Part I 23 February 2010

Filed under: Perjalanan Seru — bungsagabari @ 10:10 am

Mau berbagi sedikit kisah,,agak panjang meman, jadi mungkin mencicil sambil menunggu mood juga untuk menyelesaikannya,,,silahkeun dinikmati saudara-saudara,,

Kali ini saya mau berbagi cerita tentang akhir pekan saya kemarin, kebetulan akhir pekan yang saya jalani kemarin bukan akhir pekan yang hanya dihabiskan dengan menonton tv seharian, ber-hibernasi sampai dikira mati suri, atau beres-beres kamar yang keadaannya tidak selalu lebih baik bila sudah dibereskan (sudah terlalu parah soalnya,,hehe). Bukan akhir pekan yang monoton seperti itu kawan, tapi akhir pekan kemarin saya isi dengan kegiatan yang saya sangat gemari, kegiatan yang membuat perasaan terasa sumringah sebelum melakukannya kegiatan yang membuat saya berdebar-debar saat menjalankannya, menaikkan adrenalin, meningkatkan detak pacu jantung dan biasanya membuat loyo apabila kegiatan itu telah selesai,,sekarang pertanyaan mendasar sebelum kalian yang baca tulisan ini berharap banyak cerita saya seperti cerita stensilan yang sudah terlalu banyak dan mudahnya diakses di negara kita (Negara urutan ke-7 paling banyak mengakses situs pornografi gitu..), “Apakah kegiatan ini dilarang agama?”. Tentu saya akan menjawab, tentu tidak,,asalkan kegiatan ini tidak dilakukan bersamaan dengan menenggak minuman keras atau memasak babi panggang,,hoho saya rasa akan tetap halal selamanya nih kegiatan yang saya lakukan, soalnya ga akan ada yang bisa melakukan 2 hal yang saya sebut tadi bila sedang melakukan “Arung Jeram”. (Kalau ada saja yang bisa,, pasti sudah celaka di sungai tuh,,aneh2 aja sih) (more…)

 

Gara-gara kesalahan (ketik) setitik, rusak alam sebelanga… 11 February 2010

Filed under: Suara Hati — bungsagabari @ 1:03 am

Ya ampun ketikannya masih ada yang salah lagi,,, (*ganti kertas baru)…sip dah bener, waktunya diajuin ke atasan,,,
mas Bagas,,,,,”. “iya pak…”. “ini lebih baik dirubah kata2nya menjadi,,,,,yang ini jadi ini
(*ketik lagi, kertas lagi)…ya seperti itulah gambaran sedikit tentang penggunaan kantor untuk urusan administrasi di kantor saya. Memang tata naskah dinas itu adalah hal yang penting dalam birokrasi kita, sangat-sangat diusahakan untuk setiap surat adalah sempurna, tanpa toleransi kesalahan kecil, asalkan itu terdeteksi mata, maka ya harus dibenarkan…dan apa nasib kertas yang salah itu? Ditumpuk sampai banyak…
Memang miris melakukan pemborosan kertas seperti itu, tapi mau apa lagi.. itulah konsekuensi dari tuntutan atas kesempurnaan sebuah administrasi tertulis.
Disini saya tidak bermaksud untuk meminta agar kesalahan-kesalahan (*khususnya kesalahan saya) untuk dibiarkan, tetapi tidak adakah cara-cara untuk mengefisiensikan hal-hal yang seperti ini dan ikut mengurangi penebangan sumber dari mana kertas itu berasal, yaitu pohon-pohon hijau kita?
Saya teringat akan produk Ipad (Apple product) saat terpikir masalah ini, mungkin saja suatu saat nanti untuk setiap penyampaian konsep surat ke atasan sebelum ditandatangani bisa tidak lagi berupa surat fisik, masih berupa file digital, tetapi tampilan sudah seukuran kertas dan langsung dapat ditandai kesalahannya atau langsung dicetak menggunakan sambungan wireless langsung ke printer bila konsep benar dan beres urusan. Memang mahal harganya (kalau tidak salah sekitar $600) tetapi sudah lebih murah dibandingkan dengan TabletPC dan dengan reputasi Apple pasti produk ini akan user-friendly dan ringkas. Tentu agar hal ini bisa terwujud memang diperlukan sikap peduli akan efisiensi dari atasan-atasan sehingga tidak begitu dipermasalahkan masalah “kekurangsopanan” proses ini. Kalau saya jadi atasan sih tidak masalah, memang sekarang trennya kan Go Green, tidak peduli di swasta atau di lingkungan birokrasi, skali “MenujuHijau” ya “MenujuHijau”……setuju??
Atau jika cara menurut saya di atas itu dianggap ngawur, kepedulian akan efisiensi kertas sepertinya masih dapat kita usahakan dengan kemauan untuk melakukan prinsip 3RE-> Reduce, Reuse, Recycle…..Yoyoyoo
dan kalau kata AA Gym juga 3Di-> Dimulai dari diri sendiri, Dimulai dari hal yang terkecil, Dimulai sekarang juga :)

…..Tulisan ini murni hanya ngawur2nya saya saja, ditulis dlam keadaan nganggur di kantor…..

 

Waspadalah…waspadalah 10 February 2010

Filed under: Pengalaman Mengajarkan — bungsagabari @ 12:10 am

rutinitas hari kerja berulang pada hari ini, bekerja seperti biasa, melakukan tugas-tugas administratif yang diperintah atasan, browsing internet, baca buku ya..itulah rutinitas yang biasa saya lakukan di kantor.
Tapi ada sesuatu yang terjadi pada hari ini, tidak bisa dikatakan menarik, tapi lumayan bisa untuk diambil pengalaman dari kejadian ini. Berawal dari rekan kerja saya, (seseorang yang sudah ibu-ibu  dan bersiap akan pensiun dalam 2 bulan ke depan) mendapatkan sebuah telepon. Telepon itu berlangsung cukup lama, tetapi tidak begitu saya perhatikan apa saja isi pembicaraannya saat ditelepon tadi, yang jelas setelah dia selesai bertelepon, air muka dia berubah, dia mendadak jadi kegirangan berlebihan.”Gas,,gas ibu dapat hadiah Mio dari Telko***l”, itu yang dia katakan. Dia menjelaskan bahwa yang tadi menelepon barusan adalah orang yang mengaku sebagai Humas Telko***l, sebuah salah satu merk dagang operator selular GSM, orang itu mengatakan bahwa dia memenangkan undian yang berhadiah 1 buah motor Mio, undian tersebut dilaksanakan kemarin malam jam 11 di Met** TV, hadiah bisa diambil di Kantor atau dapat minta dikirimkan ke rumah asalkan pemenang bisa datang ke kantor terlebih dulu untuk mengurus administrasinya dan jangan takut pemenang nantinya tidak dikenakan biaya sedikitpun, semua biaya ditanggung perusahaan, dan pesan juga dari orang tersebut hati-hati terhadap penipuan bu..
Dia memberikan alamat di Jl. Gatot Subroto, lengkap dengan no hape orang yang bisa dihubungi dan jabatannya dan tentu saja dengan embel-embel hadiah tersebut bisa hangus kalau tidak di urus hari ini. Ck,,ck betapa meyakinkan persuasi orang itu,, tapi tunggu dulu, di jaman sekarang yang semua serba susah, yang dapat menyebabkan sebuah berita gembira ditanggapi secara euforia berlebihan, kita harus meningkatkan kewaspadaan akan niat jahat seseorang yang memanfaatkan keluguan/kepolosan seseorang yang begitu senangnya mendapat kabar memenangkan sesuatu, yang dapat seketika menjadi royal (contohnya saja saya sudah dijanjikan ditraktir, walaupun hadiah belum di tangan^^), menjadi tidak peduli akan (dapat) terjadi biaya karena sudah terbayang hadiah yang nilainya jauh lebih tinggi dari kemungkinan biaya aneh-aneh. Saya suruh saja untuk menenangkan diri ke ibu itu, “bu, hati-hati jaman sekarang kalau ada janji-janji hadiah lho bu”.”Lebih baik tenang, kalau memang dapat serius, pasti perusahaan itu yang repot buat kita, bukan malah sebaliknya”. “Lebih baik ibu telpon saja dulu Customer Servicenya dulu, kalau benar ada pasti CSnya juga bilang kok”. Oke ibu itu akhirnya menurut, walau tetap yakin hal ini beneran, karena itu tadi, betapa meyakinkan orang yang menelepon.
Dan hasilnya??
Seperti saya duga, ibu itu mendapat jawaban dari CS perusahaan itu, kalau tidak ada undian seperti itu, semua keterangan yang diberikan penelepon itu tidaka da sesuai, dar letak kantor, nama orang dan jabatan yang diberikan sebagai yang harus dikontak. Hohoho,,sudah diramalkan bakalan seperti ini, kalau sudah seperti ini kan malah tidak enak. Terlalu senang->kecewanya jg bisa terlalu…dan yang jelas malu

Jadi memang harus diwaspadai hal-hal yang seperti ini, dapat saja terjadi kepada siapa saja. Yang penting seperti prinsip yang digunakan auditor dalam menghadapi auditeenya yaitu “professional skeptisme” :P

 

Missing My TeleponGenggam 7 February 2010

Filed under: Suara Hati — bungsagabari @ 5:05 am

Hari ini adalah hari yang sial bagi saya, memangnya ada apa? tepat di hari sabtu ini, hari yang seharusnya menyenangkan bagi kaum pekerja seperti saya karena bisa ber-hibernasi dengan tenang tanpa takut akan telatnya waktu berangkat kerja, saya kehilangan hape saya. Hape candybar bermerk Nokia bertipe E51 berwarna rose gold dengan karat pada trackpadnya (*meminjam istilah Blackberry) lenyap tak berbekas di kamar saya sendiri.

sweet memory

Kejadiannya berawal dari kebiasaan ritual tidur saya yg tiada duanya di lingkungan kosan saya sendiri, saya biasa tidur dengan pintu terbuka, kipas angin menyala, dan telanjang dada (*yang terakhir sama sekali tidak ada andil atas hilangnya hape saya) karena sirkulasi udara di kamar saya tidak bagus & terasa sedikit panas yang menjadi penyebabnya. Jumat malam waktunya bersenang-senang ria dengan kawan melepaskan penat bekerja 5 hari sebelumnya..ternyata harus dibalas dengan rasa menohok di Sabtu paginya. Hape yang ketika saya mulai tidur jam 4 pagi, saya charge di atas kasur dan saya letakkan sejajar dengan kepala saya dengan maksud terdengar alarmnya di pagi hari. Tapi apa yang terjadi??Jam 9 pagi ketika saya bangun karena alam bawah sadar saya masih merasa hari itu adalah hari kerja jadi tidurnya hanya 5 jam saja (jangka waktu tidur yang sama seperti senin-jum’at), saya kehilangan rekan tidur saya tersebut, raib. Hanya ada kabel charge yang menjuntai ke bawah, melintang k arah kaki dengan posisi sudah di atas lantai (*untung saja chargeannya tidak ikutan diambil, punya temen kosan soalnya)
huuh..bangun tidur bukannya menatap matahari pagi,menyeruput teh manis hangat dan menyantap nasi uduk, malah harus membangunkan teman kosan lain, untuk meminjam hape biar bisa digunakan missedcall(call:panggilan, miss:hilang) memanggil yang hilang…dan bisa ditebak yang menjawab panggilan kehilangan saya itu adalah suara operator, tanda hape sudah dimatikan. Ya sudahlah, mungkin bukan rejeki saya itu hape, mungkin itu teguran karena sedikitnya saya beramal, tapi boleh dong saya mengumpat sedikit.. (KAMPRET,,smoga yang ambil hape masuk ke kerak NERAKA!!!)….fuh lega, kalau sudah mengumpat seperti itu
Selidik punya selidik, ternyata teman kosan saya ada yang melihat orang asing keluar dari kosan saat dia masuk sekitar jam 8 pagi (setelah dia breakfast dengan pacarnya,,hoho betapa berbeda nasibnya dengan saya…ups curcol), orang asing itu berperawakan lebih tua sedikit daripada perawakan mahasiswa umumnya, berkulit sawo matang, dan berambut keriting (andai saja teman saya berinisiatif untuk kenalan dengan orang itu dan berfoto bersama,,tentu akan lebih mudah melacak orang tersebut,,keluh), dan orang itu pergi langsung dengan dibonceng temannya yang sudah menunggu dengan motor bebek di luar kosan. Karena kejadian kehilangan saya itu, teman saya jadi teringat adanya orang asing tesebut. Spontan saya tanyakan satu-perstau teman saya, ada tidak yang merasa dikunjungi temannya jam tersebut, dan tidak ada yang merasa. Wah ini dia tersangkanya sudah bisa ketahuan, dari orang luar kosan. Ya sudahlah mungkin memang untuk pengalaman saya sendiri, baru kali ini mengalami kecurian, sudah terlalu merasa aman saya dengan lingkungan Pondok Jaya Bintaro.Pengalaman memang guru terbaik dan mahal harganya (*walaupun mungkin harga hape saya sudah turun drastis, jadi 1,5jutaan mungkin,,hahaha). Setelah merasa cukup menyelidiki dan moengobrak-abrik kamar saya sendir, sudahlah lanjutkan tidur saja, jam istirahat tubuh ini masih sangat kurang untuk ukuran hari Sabtu.

….melanjutkan tidur lagi…….

Terbangun jam 2 siang dan akhirnya sadar sepenuhnya…penyesalan sedikit terasa. Tapi biar lah, lebih baik memberikan kesimpulan:
- harus meningkatkan kewaspadaan
- ga bagus ternyata tidur dengan kamar terbuka dan topless, untung pencuri hape yang masuk, coba kalau babeh/robot gedeg yang masuk…ah sudah jangan dibayangkan
- simpen barang2 berharga yang mudah diambil di laci yang terkunci kalau mau lebih aman lagi
- (jadi ingin membeli cctv nih,,lebay, hape baru saja belum tentu terbeli)

mohon do’a restu agar kakak saya mau meminjamkan uangnya…

 

Mulai mencoba menulis… 23 January 2010

Filed under: Suara Hati — bungsagabari @ 4:25 pm

hmmm…..

saya mulai membuat akun di wordpresss.com, memberanikan diri untuk mulai membiasakan menulis. Sebelumnya saya adalah orang yang tidak biasa menulis panjang, mungkin disebabkan juga diri saya kurang asupan membaca ya. Tapi di jaman yang sedemikian majunya ini, sepertinya saya akan tertinggal bila tidak mulai membiasakan diri untuk menulis, karena kegiatan ini dalam bayangan saya akan berdampak sangat hebat kalau dimaksimalkan. Contoh kecilnya saja sekarang ini, karena saya ingin tahu apa itu dunia blog, saya mulai membaca apa sih dunia blog itu, tentu saja lewat bantuan mbah google. Tentu nantinya jika saya ingin menulis sesuatu hal yang memiliki bobot dan menarik, pengembangan diri wajib saya lakukan dan membuat saya terpancing untuk cari tahu

selama ini sepertinya saya tidak terbiasa untuk menulis, tidak pernah saya membuat jurnal untuk perjalanan yang telah saya lewati, catatan atas kejadian apa yang menarik, atau apalah itu.

Hanya tugas-tugas akademis sepertinya yang membuat saya menuliskan sesuatu. Payah sekali bukan. Nah berawal dari keinginan tidak-mau-jadi-orang-payah-terus ini, saya berniat membiasakan menulis apa aja. Semoga saja dengan analogi jejaring sosial hal ini dapat terwujud. Apa itu analogi jejaring sosial?? begini, dalam pikiran saya situs jejaring sosial (sebut saja fesbuk) dapat memancing orang untuk berkembang lho, dengan halaman profil yang harus diisi dengan hal-hal menarik, agar kita semua diperhatikan orang (karena saya rasa semua orang ingin diperhatikan) tanpa sadar (atau sadar sepenuhnya..), orang sepertinya (termasuk saya tentunya) ingin mengisi halaman profilnya dengan hal-hal baru, yang dapat terlihat keren bagi teman-temannya, atau hal-hal hebat lainnya sehingga kita terpancing untuk melakukan kegiatan2 yang dapat mewujudkan hal itu semua.

Walaupun tentu saja banyak motivasi lain yang mendorong orang untuk melakukan suatu kegiatan, niat agar-diakui-di-jejaring-sosial hanyalah salah satu dari banyak hal itu menurut saya. Analogi inilah yang saya harapkan juga terjadi di dunia blog ini, karena ingin banyak menulis-> mulai banyak membaca-> tambah pinter deh-> bahagia hidup dunia akhirat.

oh ya, kenapa sih saya memilih blog untuk mulai membiasakan diri menulis??alasannya sih setelah saya tanyakan ke diri saya,, “karena sepertinya blog adalah media bebas berekspresi, jadi terserah saja untuk menciptakan apa saja disana, kalau orang ga suka kan paling ga mau liat lagi blog ini, atau paling ninggalin comment negatif aja, ga ada ruginya kan??ada media online yang ga terganggu dengan masalah penyimpanan fisik tulisan kenapa ga dimanfaatin, siapa tahu ada manfaat besar yang terkandung di sana”

akan saya kenali, selami, dan cintai untuk semua hal baru yang baik..yo yo yo

 

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.